Loading...
Skip to Content

Teknologi AI Hanya Menjadi Copilot, Ini Artinya

Teknologi AI Hanya Menjadi Copilot, Ini Artinya

Biar kalian ga ketinggalan info!

News - Feb, 02 2024

Halo, Sobat Folka!

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft, menegaskan pengembangan kecerdasan buatan (AI) di perusahaannya berfokus untuk menjadikan teknologi ini berperan sebagai copilot.  

National Technology Officer Microsoft Indonesia Panji Wasmana mengatakan manusia harus tetap memiliki kontrol dan tanggung jawab penuh pada hasil yang diberikan oleh AI. 

“Kita (manusia) perlu mengecek kembali, memastikan kebenaran dan fakta, serta menyelaraskan rekomendasi copilot (AI) berdasarkan pengetahuan dan penilaian kita (manusia),” ujar Panji kepada Bisnis, dikutip Jumat (1/12/2023). 

Kecerdasan Buatan (AI) sebagai kopilot berarti AI membantu dan mendukung pengambilan keputusan dan kontrol manusia, tetapi tanggung jawab akhir untuk hasil akhir dan keputusan tetap berada di tangan "pilot" manusia. 

Konsep ini menekankan peran kolaboratif AI bersama operator manusia, di mana AI dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi, sehingga manusia dapat fokus pada tugas-tugas yang membutuhkan kreativitas dan pemikiran strategis. Idenya adalah bahwa AI melengkapi kemampuan dan keahlian manusia, bukan menggantikannya

Konsep ini mirip dengan peran copilot dalam sistem penerbangan, di mana kopilot membantu pilot dalam berbagai tugas, tetapi pilot pada akhirnya tetap bertanggung jawab atas pesawat. Demikian pula, AI dirancang untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan manusia, tetapi operator manusia tetap memegang kendali dan bertanggung jawab atas hasilnya

Dalam konteks Microsoft 365, istilah "Copilot" digunakan untuk merujuk pada fitur-fitur bertenaga AI yang membantu pengguna dalam berbagai tugas, seperti membuat formulir dan memberikan saran. 

Microsoft menekankan penggunaan AI yang bertanggung jawab dan pentingnya pengawasan dan pengambilan keputusan oleh manusia saat menggunakan alat yang didukung AI. Oleh karena itu, Microsoft menyediakan program Skills for Jobs Indonesia dengan salah satu fasilitasnya AI Skills Microsoft. Ini dapat membantu setiap individu dan komunitas di Indonesia untuk mempelajari cara menggunakan generative AI. 

Selain itu, Microsoft juga berpartisipasi dalam inisiatif Talenta AI Indonesia yang bekerja sama dengan Kartu Prakerja, Skills Our Future yang bekerja sama dengan UNDP, dan sertifikat AI pertama yang dihasilkan secara profesional di pasar pembelajaran online  yang dikembangkan bekerja sama dengan LinkedIn Learning.

Secara keseluruhan, gagasan AI sebagai kopilot menggarisbawahi hubungan kolaboratif antara AI dan manusia, di mana AI berfungsi sebagai alat pendukung untuk meningkatkan produktivitas dan pengambilan keputusan manusia, sementara kontrol dan tanggung jawab utama tetap berada di tangan operator manusia.

Kalian bisa hubungi kami di www.folkatech.com

Tags: Teknologi, AI, Kecerdasan Buatan